IDE BAGUS

Tempat Ngopi Seru di Lereng Merapi, Jogja

 

Ceritanya, Minggu malam kemarin orang serumah mau kulineran. Awalnya mau ke itu tuh salah satu resto dengan menu makanan Arab di seputaran jalan Palagan yang lagi nge-hits. Namun karena masih kena efek daging kurban mendadak tujuan diganti. Secara ya, habis makan daging-dagingan selama 3 hari mosok mau kulineran dengan menu daging lagi.

Keluar dari gang jalan rumah, arah setir akhirnya dibelokkan ke arah utara alias ke arah Kaliurang tapi tetep belum tau mau makan apa. Padahal seminggu yang lalu sudah kulineran di Kaliurang dengan menyantap sate kelinci Mbah Tir yang rasanya endes itu. Sepuluh menit kemudian, ketika saya ngorok di dalam mobil, sayup-sayup terdengar tujuan akan diarahkan menuju ke sebuah tempat yang sempat terlewat beberapa kali ketika kami menuju kawasan wisata Kaliurang.

Tempat yang tidak saya sebutkan namanya ini sangat terlihat ketika melewati jalan menuju Kaliurang. Tepat berada di selatan gerbang masuk Kaliurang. Kalau dari arah Jogja, sebelum gerbang masuk Kaliurang di kanan jalan. Petunjuk yang paling mudah adalah arsitekturnya yang menarik. Arsiteturnya sekilas seperti interior gereja gotik, mirip-mirip sama interior Katedral Wells di Inggris sono. Jadi ada kolom-kolom, nah kolom-kolom itu membentuk seperti terompet yang menyambung pada langit-langitnya yang berwarna putih. Bingung ya? aku juga sebenernya bingung jelasinnya. Nanti tengok di gambar atas  aja ya untuk gambarannya.

Struktur utamanya sepertinya dari besi plat. Nah, uniknya adalah plat yang membentuk terompet hingga atapnya dilapis dengan bambu. Jadi kesannya struktur utamanya dari bambu padahal bukan. Tapi kapan-kapan mau tak tanya langsung aja ke pengurusnya terkait struktur itu. Tempatnya terbuka, tanpa tembok, jadi ya adanya tiang-tiang besi dan semacam “kolom bambu” yang membentuk terompet itu. Kolom-kolom itu juga difungsikan sebagai meja. Serulah tempatnya.

Apalagi, hawa adem karena berada di seputaran Kaliurang pas banget buat ngopi-ngopi. Bisa disambi dengan ngobrol ngalor-ngidul sambil menikmati kopi-kopinya yang sedep itu. Kalau mau liat pengolahan kopinya langsung bisa duduk di depan apa ya namanya, barista? Jadi di meja depan pengolah dan penyaji kopi langsung di depannya.

Ngomong-ngomong, walaupun telat, kita sebut aja tempat ini sebagai kafe. Ya memang sebenernya kafe sih, hahahah. Dari judul udah keliatanlah ya, menu utama dan teristimewa yang disajikan adalah kopi. Kopi yang disajikan adalah kopi pilihan dari berbagai penjuru Indonesia seperti kopi Gayo (Aceh), kopi kintamani (Bali), mandailing (Sumut), timika (Papua), dan lainnya. Tidak sampai disitu ya, kalau memesan kopi-kopi istimewa itu, kita akan disuruh memilih bagaimana penyajiannya ada tiga tapi lupa apa saja. Menu-menu pendamping lainnya ada kok tenang saja. Ada makanan ringan-ringan berat kayak pisang bakar, pancake, jadah, risol, dan lainnya. Makanan beratnya ada bakso, nasi goreng, spageti dan masih banyak lainnya.

*sumber gambar sebagian nyomot dari wikipedia

 
loading...
 

TERPOPULER

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top