INSPIRASI

Mengapa Saya Menghindari Do’a Panjang Umur

loading...
 

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (Al a’raf 34).

Mengapa saya selalu menghindari do’a panjang umur. Memang sampai dengan saat ini, tidak ada larangan ataupun anjuran mengenai boleh-tidak nya berdo’a untuk dipanjangkannya umur.┬áPasti ada alasannya. Adapun alasan saya sebagai berikut:

  1. Bagi saya sendiri, umur semakin panjang bukan serta-merta berarti nikmat, namun juga dapat menjadi hukuman. Dapat dibayangkan betapa sengsaranya kita kelak kala ternyata kita tidak mampu memanfaatkan pertambahan umur kita untuk semakin beribadah untuk menjalankan segala perintah Nya.
  2. Semakin panjang umur kita, berarti akan juga semakin memperbesar kemungkinan khilaf kita. Penumpukan kekhilafan kita akan semakin banyak, sementara tumpukan dosa kita yang kemarin saja belum tentu mampu kita hapus.
  3. Betapa sakitnya ketika umur kita lebih panjang ketimbang orang-orang yang kita kasihi. Kita harus menyaksikan kepergian mereka satu persatu mendahului kita. Itu adalah salah satu siksaaan batin yang sangat berat.
  4. Saya tidak ingin Allah mengubah ketentuan Nya terhadap batas umur saya. Saya sangat meyakini bahwa masalah umur makhluk adalah hak prerogatif Allah yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun, sebagaimana surat Al a’raf 34.
  5. Bahwa kematian adalah momentum yang pasti dan tak terbantahkan bagi semua makhluk.
  6. Kematian adalah masa-masa istirahat abadi kita yang merupakan suatu anugerah yang luar biasa kepada kita semua.
  7. Kematian adalah saat bagi kita untuk bertemu muka dengan Sang Pencipta Kita, terlepas kita sudah siap ataupun belum.

 

   
KOMENTAR ANDA

TERPOPULER

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top