FIKSI & DIARY

Hadirkan Hati dan Pikiran Kita Untuk Berkomunikasi Kepada Allah SWT

 

Tanggal 16 Juni 2016 Masjoen mengikuti pengajian akbar yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf Mansur (YM). YM mengatakan bahwa salah satu kegagalan kita memaknai kehidupan ini adalah kita tidak mampu menghadirkan Allah SWT dalam kehidupan kita. Atau kita tidak mampu berkomunikasi dengan-Nya. Banyak umat islam yang belum mampu menjalankan sholat secara khusyuk. Sholat seakan hanya menjadi ritual, sehingga dilakukan tanpa pemaknaan yang dalam. Banyak orang islam yang bisa membaca Alquran, namun belum sempat membaca terjemahannya.

Ada contoh lain yang disampaikan dalam tausiyahnya yaitu masih banyak dari kita yang meskipun telah mampu membaca Alquran, namun belum mampu berkomunikasi secara mendalam dengan pemberi wahyu yaitu Allah SWT. Kita memang bukan orang arab, yang ketika melafalkan ayat suci Alquran bisa langsung tau maknanya. Oleh karena itu sangat bagus ketika kita sudah mampu membacanya kita harus pahami terjemahannya. Selama kita tidak buta baca tulis pastilah kita mampu membaca terjemahan atau syukur-syukur mampu memahami tafsirnya. Dengan demikian kita akan mampu berkomunikasi dengan Allah SWT melalui Alquran yang suci ini. YM mencontohkan misalnya dalam surat Alfatihah. Surat ini merupakan induk dari seluruh surat yang terkandung dalam Alquran, dan bacaan wajib pada setiap rakaat disaat sholat. Berapa banyak dari kita meskipun setiap hari membacanya, namun belum paham pemaknaannya.

Kunci memaknai setiap ayat qauliyah adalah hadirkan hati dan pikiran kita untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Khusyuk dalam bacaan setiap ayat itu sangat penting. Jadi, jika kita mampu menghadirkan hati dan pikiran kita kita saat membaca ayat Alquran, insyaallah kita akan dapat berkomunikasi kepada Allah SWT.

 
loading...
 
KOMENTAR ANDA

TERPOPULER

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top