FAKTA & PERISTIWA

Ponpes Di Kompleks Pecinan

 

Pesantren Kauman yang terletak di desa Karangturi Lasem adalah Ponpes bernuansa Cina yang ada di Lasem. Didalam kompleks Masjid Jami’ tersebut, konon terdapat makam Mbah Sambu. Mbah Sambu yang bernama asli Sayyid Abdurrahman Basyaiban adalah salah satu penyebar agama Islam di Jawa sebelum Wali Songo.

Sementara itu, Ponpes Kauman jaraknya tidak lebih dari 150 meter, ke Arah Selatan, jalan kaki dari Masjid jami’ Lasem. Bangunan utama dari Pesantren Kauman ini merupakan rumah peninggalan seorang Tionghoa. KH Zaim Ahmad Syakir, pendiri dan pengasuh pondok, adalah pemilik ketiga.

“Dalam sertifikat Rumah ini dibangun tahun 1880. Go Ban San pemilik awal. Kemudian diwariskan ke anaknya, Go Teng Im. Sekarang ke Go Zaim..hahaha..” jelas Gus Zaim, demikian KH Zaim Ahmad Syakir biasa dipanggil.

Di pintu Pondok Pesantren Kauman terdapat dua tulisan berhuruf Cina yang dalam bahasa Indonesia artinya adalah “Semoga panjang umur setinggi Gunung Himalaya” dan “Semoga luwes rezekinya, sedalam Lautan Hindia”.

Salah satu bentuk akulturasi budaya Cina, Jawa dan Islam yang cukup baik di bumi Lasem. Salah satu bentuk contoh toleransi atas keberagaman budaya dan kepercayaan yang sangat baik di negara kita.

Sumber: nu.or.id, KRC Post Production

 
 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Analisis.id. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Analisis.id berhak untuk menghapus kata-kata yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERKINI

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top