FIKSI & DIARY

Antara Sogud, Tapir, Babi, Guk Guk, Remason, Libil Dan Lainnya

 

Kalau pemerintahan yang dianggap tidak seiring dengan keinginan, mereka menamakannya sogud. Bagi mereka yang tidak seiman, mereka menyebutnya tapir. Bagi mereka yang diduga berkonspirasi untuk menjatuhkan agama tetentu, mereka menyebutnya remason. Bagi mereka yang hobi menyuarakan luralisme, mereka menyebutnya libil.

Mereka ternyata banyak menciptakan istilah-istilah baru yang langsung booming di pasaran. Marketing mereka langsung berjaya, dan asongannya langsung diembat habis sebagai barang konsumsi lezat yang sangat disukai oleh umat.

Akhirnya, banyak diantara kita yang kecanduan dan kemudian mengeluarkan produk barus endiri yang dinamakan antek asing dan aseng. Produk kelas rumahan inipun juga mulai banyak disukai dan laris manis tanjung kimpul.

Mizon pun juga akhirnya ikut mengeluarkan produk baru dalam bentuk berbagai puisi yang lumayan membuat publik terpaksa menengok, walaun suara pembacaan puisinya serak tak bernada, sember, dan dijamin fals. Cuma suara lenguhan dan keluhan tak berirama. Cenderung hanya sekedar memekakkan telinga, dan mengotori memori indah kita.

Ada juga Artis yang menyanyikan nada dasar asal terak untuk melabeli guk-guk, babi pada pemerintah yang syah. Ya sudahlah. Biarkan guk-guk menggonggong sampai habis nafasnya, kafilah tetap berlalu.

 
 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Analisis.id. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Analisis.id berhak untuk menghapus kata-kata yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERKINI

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top