ANALISIS

Sinyal Dari Jokowi Bahwa Siapapun Perusuhnya, Akan Ditindak Dengan Keras

 

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyambangi Markas Kopassus Menyatakan bahwa: “Ini adalah pasukan cadangan yang bisa saya gerakkan sebagai panglima tertinggi lewat Pangab, lewat Panglima TNI untuk keperluan khusus. “Ini merupakan pasukan cadangan yang dalam keadaan emergency, dalam keadaan darurat, bisa saya gerakkan” kata Presiden Jokowi.

Hari ini, Presiden Jokowi menyambangi markas Brimob, dan memberikan oengarahan yang cukup tegas dan keras. Dalam pengarahannya di Lapangan Markas Korps Brimob, Jalan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok, Presiden Jokowi mengamanatkan bahwa:

“Saya perintahkan kepada seluruh perwira dan anggota Brimob untuk tetap waspada terhadap gangguan keamanan dan ketertiban. Sekecil apa pun gangguan itu segera selesaikan. Jangan menunggu sampai masalahnya menjadi lebih besar.”

Dalam kunjungannya ke markas marinir di Cilandak, Presiden Jokowi mengarahkan bahwa tugas utama prajurit adalah menjaga dan mempererat kesatuan NKRI. Prajurit Marinir harus bisa menjadi garda terdepan dalam menghadapi gangguan keamanan.

Nampaknya, Presiden Jokowi sudah pada titik puncak batas kesabarannya. Presiden Jokowi yang biasanya kalem, sabar, merendah dan banyak senyum ini justru dimaknai oleh pihak-pihak yang ingin menjungkalkannya sebagai sikap yang lemah, pengecut dan penakut.

 

Pages: 1 2

Perlu Untuk Anda Tonton/Baca Tayangan berikut Ini:

 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Analisis.id. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Analisis.id berhak untuk menghapus kata-kata yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERKINI

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top