ANALISIS

Sudah 4 Fraksi Yang Menyetujui Hak Angket Ahok Gate, Terus Bagaimana?

Sudah 4 Fraksi Yang Menyetujui Hak Angket Ahok Gate
 

Yang jelas fraksi PKS, Demokrat, Gerindra, dan PAN sudah setuju untuk menggulirkan Pansus Angket yang mempertanyakan pengaktifan kembali Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta (dalam istilah Gerindra Ahok Gate). Ke empat fraksi tersebut adalah pendukung dua pasangan cagub – cawagub lawan dari pasangan cagub – cawagub Ahok – Djarot. Fraksi PKB yang notabene pendukung pasangan cagub-cawagub Agus – Sylvi nampaknya masih wait & see dan nampaknya juga mungkin sekali akan ikut serta. Fraksi PPP yang notabene pendukung pasangan cagub-cawagub Agus – Sylvi juga mungkin cenderung akan ikut serta.

Nampaknya, pertarungan bwrikutnya kasus Ahok nanti akan digelar di Senayan, tidak cukup hanya sekedar di pengadilan dan demo-demo jalanan. Ahok akan diserang dari berbagai penjuru, baik secara hukum, sosial, dan politik di parlemen.

Anehnya, kasus Ahok akhirnya merembet ke istana. Nampaknya pemerintah Presiden Jokowi akan ikut digoyang dengan segala manuver politik.

Apakah ini salah satu usaha untuk mencari celah jalan yang mengarah ke pemakzulan Presiden Jokowi? Sangat mungkin arah sebenarnya dari kasus Ahok sebenarnya ke sana.

Sangat kentara sebenarnya sejak berbagai aksi berseri di inisiasi arah sebenarnya dari gerakan mereka ke mana. Masih ingat dengan orasi menggelegar dari Fahri Hamzah tentang cara-cara pemakzulan Presiden Jokowi dalam demo 411 kemarin? Dua jalan nampaknya akan ditempuh sekaligus, yaitu parlemen di Senayan dan parlemen jalanan. Minimal, pemerintahan Presiden Jokowi Akan digoyang-goyang.

Terus bagaimana selanjutnya, tunggu dulu dengan reaksi dari partai-partai pendukung Presiden Jokowi dulu lah. PDIP, Hanura, dan Golkar nampaknya sudah menampik agenda politik sebagian anggota dewan tersebut. Nasdem nampaknya juga mengeluarkan sinyal untuk menolak Pansus Angket Ahok Gate tersebut.

 

Pages: 1 2

Perlu Untuk Anda Tonton/Baca Tayangan berikut Ini:

 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Analisis.id. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Analisis.id berhak untuk menghapus kata-kata yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERKINI

Copyright © 2017 - Analisis.id

To Top