ALAM & BUDAYA

Ratapan Kepunahan Spesies Endemik Indonesia Yang Bernama Orangutan

 

Pada tahun 2016, Konservasi Orangutan mencatat bahwa hanya tinggal sekitar 45.000 orangutan yang tersisa di Kalimantan dan Sumatera. Yang paling mengejutkan, angkanya adalah sekitar 60.000 – 66.000 dalam satu dekade terakhir yang lalu.

Pada tingkat kepunahan, banyak ahli percaya bahwa Orangutan akan punah dari alam liar dalam waktu kurang dari 25 tahun yang akan datang. Sebelumnya, belum pernah keberadaan mereka terancam punah begitu parahs ebagaimana sekarang ini.

Krisis ekonomi dikombinasikan dengan bencana alam dan penyalahgunaan hutan oleh manusia, mendorong salah satu sepupu terdekat umat manusia ini diambang kepunahan. Adapun ancaman utama terhadap kelangsungan hidup orangutan, adalah:

  1. Hilangnya habitat melalui deforestasi
  2. perkebunan kelapa sawit
  3. perburuan liar
  4. perdagangan hewan peliharaan ilegal

Orangutan telah kehilangan lebih dari 80% dari habitat mereka dalam 20 tahun terakhir, dan diperkirakan sepertiga dari populasi liar terbunuh selama kebakaran hutan tahun 1997-98.

Fakta yang sangat mengejutkan, cepat hilangnya hutan hujan telah lebih dari ini beberapa dekade terakhir, tidak ada yang sebanding dengan jumlah lahan yang dibuldoser oleh perkebunan kelapa sawit di abad ke-21. Setiap perkebunan kelapa yang menghancurkan ribuan hektar dalam mengejar keuntungan besar juga mengorbankan banyak kehidupan Orangutan.

Sumber: orangutan.com, Fred Heiman

 

Perlu Untuk Anda Tonton/Baca Tayangan berikut Ini:

 
Fatal error: Call to undefined function mvpRelatedAtasPosts() in /home/analisis/public_html/isi/themes/mbahwo/single.php on line 1