ALAM & BUDAYA

Indahnya Tari Gandrung Seblang Lukinto Banyuwangi, Diilhami Oleh Rempeg Jogopati

 

Seblang Lukinto menurut MY Bramuda Arti “seb” artinya meneng (diam), dan “lang” diambil dari kata langgeng artinya selawase atau selamanya. Sedangkan “Lukinto” merupakan kata dari bahasa Sansekerta yang artinya “dirahasiakan”. Jika keduanya digabungkan maknanya menjadi rencana yang harus dirahasiakan selamanya.

Tari ini sebenarnya menggambarkan tokoh penggerak perlawanan terhadap penjajah yang bernama Rempeg Jogopati. pada awalnya, pasukannya kalah dan sisa-sisa prajuritnya kocar-kacir tercerai berai di beberapa wilayah di Banyuwangi.

Untuk mengumpulkan kembali pasukan yang tercerai-berai tersebut, para bekas pimpinan prajurit Rempeg Jogopati membentuk kelompok seni. Mereka menyanyikan tembang ‘Seblang Lukinto’ secara berkeliling atau mengamen, dan mengidentifikasi para sisa-sisa pasukannya untuk dikumpulkan kembali kepada kesatuannya masing-masing, dan berjuang kembali.

Sumber: Kompas.com, Sajidin, [email protected]

   
Fatal error: Call to undefined function mvpRelatedAtasPosts() in /home/analisis/public_html/isi/themes/mbahwo/single.php on line 1